A. Kewajiban Umat Islam Terhadap Jenazah

0

Apabila seseorang telah dinyatakan positif meninggal dunia, ada beberapa hal yang harus disegerakan dalam pengurusan jenazah oleh keluarganya, yaitu: memandikan, mengafani, menyalatkan dan menguburnya. Namun, sebelum mayat itu dimandikan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu seperti berikut.

1. Pejamkanlah matanya dan mohonkanlah ampun kepada Allah Swt. atas segala dosanya.

2. Tutuplah seluruh badannya dengan kain sebagai penghormatan dan agar tidak kelihatan auratnya.

3. Ditempatkan di tempat yang aman dari jangkauan binatang.

4. Bagi keluarga dan sahabat-sahabat dekatnya tidak dilarang mencium si mayat.

B. Perawatan Jenazah

1. Memandikan Jenazah

1. Syarat-syarat wajib memandikan jenazah

a. Jenazah itu orang Islam. Apa pun aliran, mazhab, ras, suku, dan profesinya.

b. Didapati tubuhnya walaupun sedikit.

2. Yang berhak memandikan jenazah

a. Apabila jenazah itu laki-laki, yang memandikannya hendaklah laki-laki pula. Perempuan tidak boleh memandikan jenazah laki-laki, kecuali istri dan mahram-nya.

b. Apabila jenazah itu perempuan, hendaklah dimandikan oleh perempuan pula, laki-laki tidak boleh memandikan kecuali suami atau mahram-nya.

c. Apabila jenazah itu seorang istri, sementara suami dan mahram-nya ada semua, suami lebih berhak untuk memandikan istrinya.

d. Apabila jenazah itu seorang suami, sementara istri dan mahram-nya ada semua, istri lebih berhak untuk memandikan suaminya.

Kalau mayatnya anak laki-laki atau anak perempuan masih kecil, perempuan atau laki-laki dewasa boleh memandikan nya. Berikut tata cara memandikan jenazah.

a. Di tempat tertutup agar yang melihat hanya orang-orang yang memandikan dan yang mengurusnya saja.

b. Mayat diletakkan di tempat yang tinggi seperti dipan.

c. Dipakaikan kain basahan seperti sarung agar auratnya tidak ter buka.

d. Mayat didudukkan atau disandar kan pada sesuatu, lantas disapu perutnya sambil ditekan pelan-pelan agar semua kotorannya keluar. Setelah itu, dibersihkan dengan tangan kiri, dan yang

memandikannya dianjurkan mengenakan sarung tangan. Dalam hal ini boleh memakai wangi-wangian agar tidak ter ganggu bau kotoran si mayat.

e. Setelah itu hendaklah meng gan ti sarung tangan untuk membersihkan mulut dan gigi si mayat.

f. Membersihkan semua kotoran dan najis.

g. Mewudukan, setelah itu mem basuh seluruh badannya.

h. Disunahkan membasuh tiga sampai lima kali.

Air untuk memandikan mayat sebaiknya dingin. Kecuali udara sangat dingin atau terdapat kotoran yang sulit dihilangkan, boleh menggunakan air hangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *